Bismillahirrahmanirrahiim.
Maha Besar Allah dengan segala asmaNya. Maha Sempurna Allah dengan segala CiptaanNya. Maha Suci Allah dengan segala AsmaNya. Maha Murah Allah dengan segala PemberianNya. Maha Tegas Allah dengan segala HukumNya. Maha Melihat Allah dari segala yang tersembunyi. Maha Adil Allah dengan segala KetetapanNya. Dan Maha Meliputi Segala sesuatu baik yang ada dilangit maupun yang ada di bumi. Sembah, puji dan syukur hanya layak bagiNya, pemilik segala Keagungan.
Semoga salam serta shalawat senantiasa tercurah kepada Rasulullah SAW, bagi ahli keluarganya yang mulia, bagi para sahabat yang sangat dicintainya, serta bagi kita semua yang senantiasa takzim mengikuti jalannya hingga akhir hayat kita aamiin.
Para Sahabat Niniek SS yang sedang mencari kesembuhan...
Mengapa Sakit Maag Perih Minum Madu ?
Padahal Madu konon adalah minuman kesehatan yang paling prima didunia. Lalu mengapa jika diminum lambung terasa tidak nyaman, apalagi bagi penderita maag kronis dan gerd, kebanyakan lambung akan menjadi sangat perih, bahkan bagi yang belum pernah mengkonsumsinya akan mengalami diare yang cukup mengkhawatirkan ?
Bagi yang belum terbiasa minum madu apalagi ? Tentu akan menjadi panik dan menjadi jera untuk minum madu lagi.
Saya, dulu, awal pertama minum madu juga demikian. Belum ada satu jam dari minum madu langsung perut melilit seperti diremas-remas ( karena mungkin saking parahnya kondisi lambung saya ), langsung buuur diare air. Saya juga sangat panik waktu itu. Emoh ah suruh minum madu lagi. Takuuut ! Takut kalau diare makin parah dan harus kerumah sakit. Saya kan paling trauma ke Rumah Sakit. Doa saya, semoga sampai akhir hayat saya, jangan sampai saya dirawat di Rumah Sakit lagi. Ngeri dengan jarum suntik serta alat-alat kedokteran yang serba mengkilap ! Dan hidung rasanya seperti alergi begitu mencium aroma obat di rumah sakit.
Bertemu dengan para perawat yang lalu lalang di Rumah Sakit, juga melihat dokter yang visite pasien-pasiennya, saya bagaikan melihat algojo yang siap membantai. Padahal justru kebalikannya bukan ? Mereka hadir untuk kita justru untuk menolong sakit kita dan merawat kita agar lekas sembuh dari penderitaan kita. Saya trauma dengan rumah sakit, karena gara-gara minum obat yang diberikan oleh dokter waktu dirawat di rumah sakit, lambung saya langsung kejang, sakitnya masya’Allah, belum pernah saya mengalami sakit perut yang demikian dahsyatnya. Astaghfirullahaladziim...
Saya mau minum madu kembali, setelah menemukan penjual madu yang menjual madunya beserta dengan rumah madunya. Saya baru percaya benar bahwa madu yang dijualnya adalah benar-benar madu murni karena ada rumah tawonnya. He he..
Ketika awal pertama minum madu kemudian saya diare berat, saya pikir lambung saya yang tidak cocok minum madu, atau madu yang saya minum kebetulan madu yang tidak murni alias palsu ?
Sejak itu saya benar-benar tak mau lagi minum madu. Saya masih penasaran mengapa minum madu bisa menjadi diare berat ? Saya lalu mencari literatur-literatur atau bacaan tentang madu, karena keinginan tahu saya yang sangat besar. Bahkan saya menemui para kenalan yang ada dilingkungan pesantren yang mempunyai kebiasaan minum madu. “Pasti mereka tahu” Pikir saya.
Dari para Kyai sesepuh pondok pesantren barulah saya tahu, bahwa minum madu adalah kebiasaan para Kyai. Jarang dalam rumah seorang Kyai yang tak menyimpan madu. Dan kebanyakan pasti asli, karena para Kyai sudah sangat fahamnya mana madu yang asli dan mana madu yang tak asli. Bahkan dari ujud atau baunya saja beliau mampu mengenali madu itu madu dari lebah yang diternak, atau madu dari hutan. Subhanallah.
Dari situlah saya mulai percaya bahwa madu adalah minuman yang menyehatkan tubuh, mengandung berbagai vitamin serta enzyme yang dibutuhkan oleh tubuh. Mengandung anti oksidan serta anti kuman. Sebagaimana disebutkan didalam Al Qur’an bahwa madu adalah minuman yang menyehatkan tubuh. Masih perlu diragukankah apa yang bersumber dari Al Qur’an ?
Tapi mengapa ya ? Kok saya minum madu langsung diare ? Dan perut sakit ?
Saya tak meragukan apa yang diFirmankan Allah dalam Al Qur’an. Namun saya benar-benar ingin tahu mengapa madu jika diminum menyebabkan lambung tak nyaman, perut sakit, serta terkadang diare bagi yang pertama minum ? Atau bagi yang lambungnya tidak sehat ? Harus ada alasannya dong ! Saya browshing di internet tak menemukan jawabannya sepotongpun. Dari Para Kyai hanya memperoleh keterangan bahwa memang bagi yang belum biasa minum madu, awal minum biasanya mencret atau diare istilah kerennya !
Harus ada hubungan antara awal minum madu dengan akibat yang kemudian diare. Apa ya ?
Tidak hanya sehari dua hari saya pusing memikirkan jawaban dari pertanyaan itu. Hingga berbulan-bulan. Harus ada hubungan ! Ya harus ada hubungan ! Pikiran itu sampai kebawa kedalam mimpi dan juga ketika sholat Ya Allah...Akhirnya, daripada mengganggu sholat, sekalian saja saya naikkan kedalam doa, mohon penjelasan langsung dari Allah Yang Maha Mempunyai Ilmu, Sumber Segala Sumber Ilmu !
Kemudian setelah saya mendoa tentang madu itulah. Muncul pemikiran dalam benak saya, bukankah madu adalah mengandung anti kuman ? Dan anti luka ? Mirip seperti Yodium ? Dan bukankah yodium kalau untuk mengobati luka ketika terkena pada luka sangat pedih ? Tentu ada kesamaan yang relevan antara madu dengan yodium dalam visinya sebagai obat luka dan anti kuman. Hanya bedanya yodium dengan komposisi didalamnya adalah buatan manusia, sedangkan madu adalah buatan Allah SWT. Tentu kinerjanya lebih dahsyat madu. Dan bedanya lagi yodium hanya sebagai obat luka luar, namun madu bisa diminum dan dipakai untuk luka luar.
Satu jawaban yang bisa diopertanggungjawabkan alhamdulillah telah saya peroleh. Mengapa madu jika diminum baik oleh orang sehat selalu terasa tidak nyaman, dan pada orang yang lambungnya bermasalah akan terasa sangat pedih.
Jarang sekali di dunia ini seseorang yang benar-benar sehat. Jika ia diperiksa laboratoris secara lengkap ada saja ditemukan yang tak beres dalam tubuhnya. Entah ada virus, entah kelebihan kuman didalam tubuhnya, entah ada sesuatu yang tak beres lainnya didalam tubuhnya. Inilah alasannya mengapa madu jika diminum, pada awalnya menyebabkan rasa yang tak nyaman dalam lambung. Sehingga kebanyakan orang mengatakan :”Aku ternyata tak cocok minum madu, perutku rasa tak enak !”.
Padahal sejatinya tidak demikian halnya. Madu itu sedang bekerja berperang mengusir kuman atau virus yang ada dalam tubuh seseorang, yang lalu dikeluarkan melalui tinja atau BAB.
Nah jika seseorang itu menderita sakit maag, maka perutnya akan terasa perih, lalu ia mengalami diare. Jika lambungnya sehat-sehat saja, maka ketika minum madu seseorang hanya akan mengalami perut tak nyaman saja tanpa diikuti dengan diare. Namun jika ia sakit maag, biasanya akan mengalami diare lebih dahulu pada awal minum.
Bagi kalian yang sedang sakit maag, tak perlu khawatir jika minum madu murni perut menjadi sakit dan diare. Itu hanya akan berlangsung sementara saja, sebagai adabtasi. Selanjutnya, kita akan baik-baik saja ketika minum madu. Tak akan sakit perut dan tak akan diare lagi. Hanya perlu diingat. Madunya harus madu yang benar-benar madu yang murni ! Karena minum madu yang murni akan mendukung kesehatan tubuh dan kesembuhan penyakit, namun madu yang tidak murni atau yang mengandung campuran akan berakibat lain. Bukannya mengobati bahkan mungkin menambah parah penyakit.
Kita tidak tahu unsur atau zat apa yang dicampurkan kedalam madu tersebut. Unsur-unsur inilah yang terkadang tidak aman dan tidak cocok bagi lambung yang sedang sakit. Atau sakit maag.
Minum madu yang tak murnipun akan berreaksi sama dalam tubuh : perut yang sakit dan diare. Namun hal ini akan menambah permasalahan baru bagi lambung, karena terkena unsur-unsur atau zat yang tak aman bagi lambung yang sedang tidak sehat. Sehingga madu yang tak murni jika dikonsumsi oleh penderita sakit maag bukannya menjadikan sehat atau sembuh, malah akan menimbulkan masalah baru, bisa jadi lambung akan semakin bertambah parah.
Lalu bagaimana mengenali madu yang benar-benar murni ? Berdasarkan pengalaman. Jika madu itu murni dan tidak mengandung campuran, maka warnanya akan rata. Terkadang ada madu yang warnanya tidak merata. Dibagian bawah dalam botol warnanya kuning kecoklatan, sedang dibagian atasnya warnanya kuning muda. Ini biasanya madu tidak murni.
Lalu madu, semakin baik, dan murni, biasanya kandungan airnya semakin sedikit, maka jika dimasukkan kedalam fresser dari kulkast, tidak akan membeku seluruhnya, namun dibagian tengah botol masih tersisa madu yang tidak membeku.
Madu-madu dari Indonesia biasanya kadar airnya lebih tinggi dibandingkan dengan madu dari Yaman. Madu dari Yaman ( sebagai madu yang dikenal terbaik di dunia ) biasanya jauh lebih kental dibandingkan dengan madu dari negara-negara lain.
Madu dari Indonesiapun termasuk bagus mutunya. Terutama madu dari daerah pedalaman Kalimantan, Sumatera dan Sumbawa sebagai daerah yang terkenal sebagai penghasil madu.
Sebenarnya. Kualitas madu ditentukan dari jenis nektar yang diisap oleh lebahnya. Nektar itu berasal dari bunga apa ? Jika pohon dari bunga dimana nektarnya kemudian diisap oleh si madu itu adalah tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan, maka nantinya madu yang dihasilkannyapun akan mempunyai daya pengobatan.
Tentang Madu Yaman.
Mengapa madu yang murni dari Yaman terkenal paling bagus di dunia ? Karena lebah-lebah disana mengisap bunga dari pohon bidara yang disebutkan didalam Al Qur’an ( Dalam bahasa Arab Bidara = sidr ) sebagai tanaman yang ada di surga.
“Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas,dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak,”
( Al-Quran:al-Waqi’ah/ QS.56: 27-32)
“Dalam tafsir disebutkan pohon bidara yang dimaksud adalah yang telah dihilangkan durinya ataupun buahnya yang lebat, demikian pendapat Ibnu Abbas rodhiyallohu ‘anhu. Berkata Ibnu Katsir rohimahulloh setelah menukil beberapa pendapat (tentang pohon bidara dalam ayat tersebut): “Dhohirnya yang dimaksud adalah pohon bidara di dunia banyak durinya dan sedikit buahnya, adapun di akhirat kebalikannya, tidak ada durinya dan buahnya banyak”
Ternyata pohon bidara ( sidr ) mempunyai manfaat yang sangat banyak bagi kesehatan, pada seluruh tanamannya. Baik akar, pohon, daun dan juga bunganya.
Daunnya bisa untuk membersihkan kotoran. Daun bidara sangat efektif untuk mengobati penyakit yang diakibatkan oleh gangguan jin. Untuk memandikan jenazah, untuk melancarkan haid, untuk mengobati jerawat dan menghaluskan kulit, sebagai sayuran atau minuman.
Daun bidara ( sidr ) mengandung senyawa anti bakteri sangat efektif untuk mengobati : segala macam penyakit akibat virus. Mengandung anti oksidan yang sangat tinggi sehingga sangat efektif untuk menjaga kesehatan tubuh.
Bisa mengobati penyakit pencernaan seperti maag, tukak lambung dan bahkan kanker lambung. Bahkan daun bidara ( sidr ) bisa untuk mengobati serta mencegah penyakit kardiovaskuler yang sangat berbahaya. Karena daun bidara ( sidr ) mengandung glikemik yang sangat rendah maka juga bisa untuk mengobati penyakit diabetus militus, baik yang tipe 1 maupun tipe2 ataupun diabetus gestasional.
Apalagi manfaat dari daun bidara ( sidr ) ?
Ia bisa untuk mengobati berbagai masalah mulut : Mulut bau, bibir pecah-pecah, gusi berdarah atau sariawan. Bisa untuk mengatasi penyakit yang diakibatkan dari pertumbuhan jaringan yang tak normal seperti : kanker, kista, tumor dan sejenisnya.
Dari kandungan antiseptik ( antiluka ) dari daun bidara ( sidr ) maka bisa untuk mengobati luka baru maupun luka lama. Juga luka lambung, iritasi serta peradangan usus dan lambung. Kecuali itu kandungan daun bidara juga bisa untuk regenerasi atau memperbaiki sel-sel yang rusak sehingga organ bisa berfungsi normal kembali. Daun bidara yang masih muda sangat bagus untuk mengatsi penyakit-penyakit kewanitaan.
Khasiat yang lain dari daun bidara (sidr) antara lain :
Bisa untuk menormalkan suhu badan, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Bisa mengatasi peradangan apapun dalam tubuh, baik kulit maupun bagian lain dari tubuh. Efektif untuk mengatasi bisul atau ambeien dengan cara diminum maupun dioleskan. Kandungan mineralnya yang cukup tinggi sehingga bisa menguatkan serta merawat tulang dan gigi. Eeee masih ada lagi yang ketinggalan nih. Bisa untuk mengatasi ejakulasi dini serta masalah lemah sahwat ?
Apakah kurang ? Melihat manfaat yang demikian multifungsinya, maka layak jika harganya juga aduhai !!! 3 atau 4 kali lipat dari harga madu-madu biasa. Manfaatnyapun juga beberapa kali lipat dibanding madu selainnya.
Saya, setelah merasakan sendiri manfaat madu Yaman bagi kesehatan, he he...jika sedang ada uang ya tentu milih minum madu Yaman. Namun jika uangnya lagi pas-pasan ya gak papa minum madu biasa, yang penting madunya murni.
Hingga kini, saya jarang terputus dari minum madu. Seperti ketagihan rasanya. Jika sedang tidak ada madu dirumah seperti ada yang kurang, meskipun gizi keluarga sudah berusaha dipenuhi, dalam kapasitas yang paling sederhana..Yang penting ada nasinya, ada sayurnya, ada lauknya entah itu tahu atau tempe dan sesekali telor, dan tak lupa kerupuk yang digoreng sendiri dengan minyak baru. Saya suka sekali makan kerupuk, maka kolesterol saya sering tinggi.
Jadi setelah mengenal manfaat dan khasiat dari madu Yaman, jika kalian ingin segera sembuh, insya Allah lebih baik kalian minum madu Yaman.Daripada kalian minum segala macam herbal yang tak karuan juntrungnya, kalian gunakan saja uang kalian untuk membeli madu Yaman ini.
Saya bisa membantu kalian mendapatkan madu Yaman yang insya Allah benar-benar asli dari Yaman. Karena maaf, di Indonesia ini apa yang tak dipalsukan ? Uang saja dipalsu ? Apalagi produk makanan kesehatan yang sangat gampang pembuatannya.
Sakit maag, karena terbatasnya makanan yang bisa dikonsumsi, dan terbatasnya nutrisi yang bisa diserap oleh usus, maka sangat membutuhkan asupan nutrisi yang sekaligus bisa mengobati lambung dan bisa mendukung stamina.
Maka orang sakit maag bawaannya lemas dan malas, ya karena itu. Kurang nutrisi ! Walaupun mungkin mempunyai banyak uang.
Mungkin ada diantara kalian yang berpikir :”Wah Bu Niniek ini yang dijual produknya mahal-mahal. Morindanya mahal, madunyapun juga mahal. Bukunya juga mahal”. He he karena Bu Niniek suka sesuatu yang berkualitas. Jika tak berkualitas, untuk apa dipasarkan ?
Contoh kecil saja. Kalian minum suatu produk herbal yang kata kalian harganya perbotol 100 hingga 200.000. Lalu kalian sudah minum berbotol-botol, namun tak ada perubahan yang berarti dari lambung kalian. Kalian sudah kehilangan uang 1 juta untuk membeli produk herbal tersebut. Dan kalian telah kehilangan banyak waktu, telah kehilangan 1.000.000 uang kalian, namun kalian belum juga ada perubahan. Apalagi sembuh ?
Jika 1.000.000 itu kalian pergunakan untuk membeli morinda, tinggal menambahi sedikit sudah mendapatkan 2 botol untuk konsumsi 1 bulan lebih. Dan insya Allah, mempunyai harapan besar untuk sembuh. Karena kualitas morinda sebagai herbal dalam pengobatan modern tak perlu disangsikan lagi.
Kalian ngeri membayangkan reaksi dari morinda ? Yaaah...tidak sengeri yang dibayangkan teman ! Reaksi seperti : mual, pusing, lemas, diare, sembelit, atau demam, bukankah itu keluhan hari-hari kalian yang sudah terbiasa kalian alami ? Mengapa takut ?
Dosis morinda sangat fleksible diminum. Jika tahan terhadap reaksinya dosis bisa bertahan atau kalau perlu naik terus, namun jika reaksi dirasa berat, turunkan dosis hingga kalian tak terganggu merasakan reaksinya. Mudah kan ?
Atau jika tidak morinda, lebih baik kalian berobat dengan madu Yaman yang benar-benar multi fungsi bagi pengobatan berbagai macam penyakit, termasuk untuk pengobatan lambung dan semua kasus pencernaan.
Demikian dulu ya, artikel ini sudah terlalu panjang seperti ular. Semoga kalian lebih bijak dalam memilih obat yang hendak kalian minum bagi kesembuhan kalian. Dan semoga Allah SWT. memberkahi kalian dengan kesembuhan. Aamiin Ya Rabbal’alamiin.
Alhamdulillahirabbil’alamiin
Purworejo, 29 Juli 2016
Yang terus belajar kehidupan,
Niniek SS