SOLUSI SAKIT MAAG

Blog pengalaman sembuh sakit maag kronis | obat alami sakit maag | makanan sakit maag | cara sembuh sakit maag | pantangan sakit maag


 

TANYA JAWAB FITSOL Bagian – 2



TANYA JAWAB FITSOL Bagian – 2

Oleh : NiniekSS
 

 

Bismillah,
 

Allahumma shalli’ala Sayyidina Muhammad wa’ala ali Sayyidina Muhammad.
 

Sahabat Setia FitSol dimanapun Anda berada...
 

Alhamdulillah, sangat bersyukur kepada Allah SWT. jika kita masih dipertemukan di artikel “ Tanya Jawab FitSol Bagian – 2” ini. Semoga kita semua, senantiasa dalam keadaan sehat wal’afiat dan dimudahkan dalam segala urusan. Aamiin...
 

Sebelum lanjut membacanya, silahkan Anda membaca bagian – 1 nya lebih dahulu, disini !
 

Mengingat betapa pentingnya pemahaman tentang FitSol, maka pada kesempatan ini, akan saya sampaikan tentang artikel “Tanya Jawab FitSol” ini yang terdiri atas 13 bagian yang akan saya sampaikan bersambung bagian demi bagian ya teman ?
 

Reaksi Penyesuaian
 

Reaksi penyesuaian adalah hal yang baik. lni menunjukkan bahwa keseimbangan tubuh yang semula dalam kondisi tidak sehat sedang terganggu dan sedang disesuaikan kembali menuju keseimbangan yang sehat.
 

Reaksi ini menandakan bahwa sistem kekebalan tubuh sedang aktif kembali :


  • Fungsi organ-organ dalam mulai pulih
  • Kinerja organ meningkat
  • Sel makrofag (pemakan virus) menjadi lebih aktif dalam membasmi virus
  • Kemampuan sel T dan sel B dalam mengenali musuh (virus/bakteri) meningkat
  • Sel darah putih menjadi lebih kuat dalam menyerang dan melawan ancaman
 

1)    Kulit Gatal
 

Merupakan reaksi umum bagi penderita diabetes, kadar gula darah tidak stabil, gangguan ginjal, penyakit hati dan kantong empedu, infeksi parasit, tumor, gangguan hormon, atau penyakit kulit.

Gatal ini merupakan tanda bahwa sejumlah besar limbah dan virus sedang dikeluarkan melalui kulit, sebagai bagian dari proses detoksifikasi tubuh.


a)    Kemampuan fagositosis sel darah putih meningkat, sehingga jaringan kulit bisa mengalami rasa gatal yang luar biasa. lni juga menandakan bahwa aliran darah dan energi mulai lancar di area tubuh yang sebelumnya mengalami gangguan atau kerusakan.


b)    Bagi mereka yang memiliki gangguan fungsi ginjal atau stagnasi energi dan darah (energi dan darah tidak lancar), biasanya akan merasakan gatal yang sangat hebat pada kulit. Hal ini terjadi karena kulit tidak mampu menangani jumlah racun yang sedang dikeluarkan secara besar-besaran oleh tubuh.


c)    Munculnya benjolan kecil berwarna merah, ruam seperti biduran, atau muntah - ini merupakan tanda adanya radang kantong empedu atau penyakit refluks empedu. Limbah dalam darah dan cairan tubuh bereaksi dengan lingkungan kulit yang agak asam. Karena kulit tidak mampu sepenuhnya menyesuaikan diri, maka terbentuklah penumpukan atau sumbatan sementara, namun ini hanya bersifat sementara.


d)    Luka pada kulit, mengeluarkan cairan, mengelupas (bersisik), atau pembengkakan lokal - ini adalah tanda bahwa sirkulasi mikro di kulit tersumbat dan tidak lancar. Reaksi ini menunjukkan bahwa area yang sebelumnya tersumbat atau rusak mulai terbuka dan pulih.


e)    Nyeri pada kelenjar getah bening, tenggorokan merah dan bengkak, gatal di dalam mulut, batuk - ini menandakan adanya penyumbatan atau penyakit pada kelenjar getah bening, tenggorokan, dan sekitarnya. Virus, limbah, darah kotor, dan sisa metabolisme di jaringan lendir mulai melonggar, terurai, dan dibersihkan.


f)    Kulit kepala gatal dan banyak ketombe -   ini adalah reaksi khas dari kekurangan energi pada ginjal. Saat lemak dan limbah yang tertahan di folikel rambut mulai dikeluarkan dalam jumlah besar, muncul rasa gatal dan ketombe sebagai bentuk penyesuaian tubuh.



2)    Berbagai Jenis Rasa Sakit

 
Saat mikro pembuluh darah yang tersumbat mulai kembali elastis, proses ini dapat menyebabkan penarikan pada jaringan sekitar, sehingga menimbulkan rasa sakit. Rasa sakit ini bisa terasa lebih kuat pada sebagian orang, sementara beberapa orang lainnya mungkin merasakannya lebih ringan.


a)   Nyeri otot lokal, rasa tertekan, dan rasa sakit seperti ditusuk ini menandakan adanya penyumbatan berat pada sirkulasi mikro otot.


b)    Nyeri pada panggul, leher, punggung bawah, rasa sakit tertekan, dan rasa sakit seperti tertusuk - ini menunjukkan adanya radang sendi, rematik, arthritis rheumatoid, atau peradangan pada tulang paha. Semakin parah rasa sakitnya, semakin serius kondisi tersebut.


c)    Nyeri yang tidak terduga pada area tertentu - ini menandakan bahwa bagian tersebut sebelumnya mungkin mengalami cedera atau penumpukan masalah lama.

 
d)    Kelelahan tubuh secara keseluruhan, nyeri otot di seluruh tubuh, atau demam - ini adalah reaksi dari penyakit rematik, penyakit jantung, atau asam urat (gout).


e)    Pada saat yang sama, kemampuan sel makrofag untuk memakan virus meningkat, namun tubuh masih kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan keseimbangan baru.


f)    Sakit kepala -  ini adalah reaksi dari penurunan elastisitas pembuluh darah otak, sirkulasi mikro yang tersumbat, tumor otak, atau gangguan fungsi saraf otak. Ketika pembuluh darah mikro kembali elastis, ini bisa mengubah struktur jaringan di sekitarnya.


g)    Nyeri pada perut bagian bawah, rasa tertekan, dan ketidaknyamanan yang parah - ini bisa menunjukkan adanya masalah seperti radang panggul, posisi rahim yang tidak normal, mioma rahim, endometriosis, radang serviks, atau vaginitis.


h)    Nyeri pada tangan dan kaki - ini adalah reaksi dari pemulihan sirkulasi mikro dan saraf ujung (peripheral nervous system).


i)    Kram, nyeri pada perut dan area lain, disertai dengan rasa sakit perut - ini adalah reaksi dari penderita diabetes atau radang pankreas.


j)    Nyeri pada pinggang, rasa tertekan pada pinggang, nyeri pada punggung bawah - ini adalah reaksi dari masalah seperti gangguan ginjal, radang ginjal, batu ginjal, batu kandung kemih, batu saluran kemih, gangguan saluran telur, atau mioma rahim. lni menandakan bahwa tubuh sedang mengaktifkan sirkulasi darah, melonggarkan batu-batu, dan mengembalikan elastisitas pembuluh darah.


k)    Nyeri perut disertai muntah, perut kembung, senng  buang  gas – ini adalah reaksi dari penyakit lambung, gastritis refluks empedu, gastritis atrofi, gastritis superfisial, atau radang pada rongga lambung. lni merupakan tanda perbaikan, detoksifikasi, dan peningkatan fungsi lambung.


l)    Nyeri pada area kantung empedu (perut bagian atas kanan) - jika rasa sakit terjadi pada orang yang tidak melakukan perawatan atau penyesuaian kesehatan, itu menunjukkan bahwa kondisinya serius dan perlu pemeriksaan lebih lanjut. Namun, jika rasa sakit terjadi pada orang yang sedang menjalani perawatan atau penyesuaian, itu adalah tanda bahwa pembuluh darah yang tersumbat dan jaringan hati sedang dibuka dan diurai, sehingga fungsi hati dan tubuh secara bertahap pulih.



3)    Pusing (Vertigo)

 
lni adalah reaksi dari penderita anemia, kekurangan energi, hipertensi, hiperlipidemia, hiperglikemia, penyumbatan lendir, atau kekurangan energi pada hati dan kantong empedu.
 

Pusing ini merupakan tanda bahwa aliran darah mulai meningkat. Hal ini terjadi karena aliran darah yang sebelumnya sangat lambat kini mulai meningkat, namun kemampuan pembuluh darah untuk berkontraksi tidak dapat mengimbangi, sehingga terjadi ketidaksesuaian atau ketidakseimbangan.


4)    Sariawan atau Luka pada Mulut

 
lni adalah reaksi ketika kelenjar sublingual (lambung), kelenjar parotis (limpa), dan kelenjar palatal (ginjal) mengeluarkan panas, api, dan racun dari dalam tubuh. Ketika zat-zat ini keluar, mereka mengakumulasi dalam rongga mulut, yang menyebabkan terbentuknya sariawan atau Iuka mulut. Berkumur dengan air secara rutin dapat membantu meredakan kondisi ini.


5)    Mulut Kering, Lidah Kering, Sering Buang Air Kecil, Banyak Kentut

 
lni adalah tanda bahwa tubuh memiliki kelebihan asam. Ketika sel-sel tubuh mendapatkan energi, mereka akan mengeluarkan cairan, lemak, dan limbah yang terakumulasi selama bertahun-tahun di dalam sel. Reaksi ini merupakan proses pembuangan asam dari tubuh. Untuk mendukung proses ini, sangat penting untuk memperbanyak konsumsi air.


6)    Telinga Berdenging, Jantung Berdebar, Sesak Dada

 
lni adalah tanda dari kondisi seperti radang hidung (rinitis), radang tenggorokan, radang amandel, penyakit jantung, hipertensi, atau sakit perut. Gejala ini menunjukkan bahwa tubuh sedang mengaktifkan peredaran darah dan mengatasi stagnasi darah.


7)    Terlalu Mengantuk, Susah Bangun

 
lni adalah tanda bahwa tubuh mengandung terlalu banyak racun, darah menjadi asam, dan ada masalah pada fungsi hati. Proses detoksifikasi dan perbaikan hati terjadi selama tidur, sehingga kondisi ini merupakan reaksi alami tubuh saat proses perbaikan berlangsung.


8)    Banyak Kotoran Mata, Mata Merah dan Bengkak, Nyeri Mata

 
lni adalah reaksi setelah aliran energi hati kembali lancar, yang menyebabkan pengeluaran racun dan limbah dari mata. Proses ini membantu memulihkan mikrosirkulasi, mikrovaskular, dan elastisitas pembuluh darah di sekitar mata. lni juga merupakan tanda bahwa virus dan limbah yang tersumbat di dalam mata sedang dikeluarkan.


9)    Jerawat Memburuk

 
lni adalah tanda bahwa tubuh sedang mengeluarkan banyak lemak bawah kulit.


10)    Batuk, Banyak Dahak, Disertai Sesak Nafas dan Pusing

 
lni adalah reaksi alami tubuh ketika dahak mati dan darah yang tersumbat di bronkus, trakea, tenggorokan, dan paru-paru dikeluarkan. Proses ini mengiritasi Jaringan tubuh dan merupakan bagian dari proses pembuangan limbah dari tubuh.



11)    Perdarahan (Cairan)

 

  • Mimisan, Cairan Hidung, Cairan Kuning dari Hidung :
 
lni bukanlah darah biasa, melainkan hemoglobin yang dikeluarkan. Kondisi ini terjadi karena pembuluh darah yang sebelumnya mengeras atau menyusut, atau pada orang yang memiliki riwayat perdarahan serta masalah dengan fungsi limpa dan hati. Proses ini menunjukkan bahwa tubuh sedang mengembalikan dan memulihkan fungsi pembuluh darah setelah penyesuaian dilakukan.

  • Menstruasi Tidak Terhenti, Waktu Pendarahan Lama
lni adalah reaksi dari stagnasi energi dan darah, penebalan lapisan endometrium, endometriosis, fibroid rahim, atau erosi serviks. Proses ini menunjukkan tubuh sedang berusaha mengatasi masalah yang ada pada sistem reproduksi.
 
  • Pendarahan dari Dubur
lni adalah reaksi bagi penderita polip usus, kolitis, atau hemoroid. Dalam proses aktivasi aliran darah dan penguraian stagnasi, limbah atau pembekuan darah yang ada di bagian tubuh tersebut akan keluar bersama dengan jaringan atau membran yang terdegradasi.
 
  • Darah dalam Urin
lni adalah reaksi dari orang yang menderita batu ginjal, batu saluran kemih, atau batu kandung kemih. Reaksi ini terjadi karena dalam proses penyembuhan dan pengeluaran, batu yang sedang melonggar dapat melukai pembuluh darah dan menyebabkan pendarahan.
 
  • Urin Keruh
lni adalah reaksi dari penyakit ginjal atau gangguan pada kandung kemih. Kondisi ini menunjukkan bahwa tubuh sedang melakukan peradangan, desinfeksi, dan pemulihan fungsi.
 
  • Urin Berwarna Hijau
lni menunjukkan adanya masalah pada kantong empedu. Saat empedu dikeluarkan dalam jumlah banyak, tubuh mungkin kesulitan untuk mencerna atau mengkombinasikan empedu dengan makanan, sehingga terjadi pengeluaran dalam bentuk ini sebagai bagian dari proses pemulihan.
 

Demikian kiranya artikel “Tanya Jawab FitSol Bagian – 2”. Semoga bermanfaat.



Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Solusi Sakit Maag ini. Semoga kebaikan Anda dibalas oleh Allah SWT. dengan keberkahan yang luas bagi Anda dan keluarga. Aamiin Yaa Rabbal’alamiin...
 

Bagian ke – 3 nya, bersambung !
 

Kami menerima layanan : 


  • Konsultasi Keluhan Kesehatan, utamanya kasus Maag & Gerd ( free )
  • Pendampingan Kesembuhan Dengan FitSol, yang dipandu oleh Konsultan Kesehatan Tersertifikasi dari Total Swiss Internasional
  • Subsidi Cek Kesehatan Medicode
  • Order FitSol & Produk – Produk PT.KKI.Nusantara Gemilang
 

Hubungi : Ibu NiniekSS WA.0877.3259.8747/085.228.401.939


 

Purworejo, 21 Juli 2026


Salam Sehat & Sejahtera
Penulis,
NiniekSS

Labels: FITSOL SWISS

Thanks for reading TANYA JAWAB FITSOL Bagian – 2. Please share...!

0 Komentar untuk "TANYA JAWAB FITSOL Bagian – 2"

Back To Top